Design Methods adalah

Table of Contents

Design Methods adalah

Pada masa sekarang, kita tidak bisa lepas dari komputer dan sistemnya. Hampir segala aspek dalam kehidupan kita telah diatur/diotomasisasi dengan menggunakan suatu sistem komputer yang canggih. Perkembangan ini tak hanya didukung oleh perkembangan hardware yang pesat namun juga didukung oleh perkembangan software sebagai produk dari suatu perekayasaan. Kolaborasi hardware dan software inilah yang membuat tata kehidupan kita jauh berubah bila dibandingkan dengan beberapa dekade yang lampau. Semuanya telah diotomatisasi dengan sistem yang canggih dan akan terus berkembang di masa yang akan datang.

  1. PENGERTIAN PERANGKAT LUNAK

Pengertian software sangatlah bervariasi dan susah untuk dideskripsikan secara lengkap. Hal ini dimungkinkan karena software adalah suatu yang abstrak (hanya berupa urutan logika) dan memiliki variasi kegunaan yang beragam. Jika kita merujuk pada berbagai buku, kita akan menemukan berbagai pengertian dari software. Namun, kita akan menemukan kesamaan dari berbagai pengertian tersebut. Secara umum software adalah :

1) Perintah (program komputer) yang bila dieksekusi memberikan fungsi dan unjuk kerja seperti yang diinginkan

2) Struktur data yang memungkinkan program memanipulasi informasi secara proposional

3) Dokumen yang menggambarkan operasi dan kegunaan program

III. EVOLUSI PERANGKAT LUNAK

Jika kita menilik pada sejarah perkembangan software, kita akan menemukan suatu evolusi software dalam kurun waktu 5 – 6 dekade terakhir. Software menjadi suatu evolusi besar dalam kehidupan manusia 5 – 6 dekade terakhir. Secara garis besar, perkembangan software dapat dibagi dalam 4 era yaitu :

  • Era pertama ; Era pertama berlangsung pada tahun-tahun awal pengembangan software. Pengembangannya dilakukan sebagai aplikasi khusus yang distribusinyapun sangat terbatas. Dalam era ini, belum dapat kita temui software sebagai suatu produk. Pengembangan software dilakukan oleh seseorang atau suatu organisasi yang juga menjadi pemakainya. Jika ada suatu kesalahan dari software tersebut, maka programmer atau organisasi itu sendiri yang memperbaikinya. Sehingga proses pendokumentasian jarang sekali dilakukan dengan baik.
  • Era kedua ; Era kedua berlangsung pada dekade tahun 1960 – 1970-an. Terjadi perngembangan besar dalam rekayasa software. Adanya sistem multiprogram dan multiuser memperkenalkan konsep baru interaksi manusia dan mesin. Teknik interaktif membuka sebuah dunia aplikasi yang baru serta tingkat kecanggihan software dan hardware yang baru pula. Sistem real-time yang mampu menganalisis dalam waktu cepat juga memunculkan sistem manajemen database generasi pertama. Softwarepun telah berubah menjadi produk yang siap didistribusikan kepada ratusan bahkan ribuan calon pemakai. Software house muncul sebagai suatu industri baru dengan masa depan yang cerah. Inovasi dalam pembuatan software berkembang pesat sehingga muncul berbagai macam bentuk/sistem software yang belum terstandarisasi dengan baik. Akibatnya, banyak sekali software yang akhirnya tidak di maintenance dengan baik. Apalagi dengan banyak software yang belum terstandarisasi menyulitkan proses maintenance software walaupun proses pendokumentasian sudah mulai dilakukan dengan baik.
  • Era ketiga ; Era ketiga berlangsung pada pertengahan dekade 70-an sampai pertengahan dekade 80-an. Sistem terdistribusi yang menggunakan multi komputer yang masing-masing melakukan fungsi secara konkuren dan berkomunikasi satu dengan lain sangat menambah kompleksitas sistem berbasis komputer. Jaringan komputer baik lokal maupun global dan jaringan digital dengan bandwidth tinggi menjadi evolusi tersendiri software pada era ketiga ini. Kehadiran mikroprosessor mendirvergensi kegunaan dari software. Software mengarah pada embedded system yang melekat pada suatu hardware. Namun, industri software belum menyentuh pengguna personal. Produk-produk software yang dihasilkan tetap berada dalam takaran industri dan akademi.
  • Era keempat ; Era keempat berlangsung sejak pertengahan dekade 1980-an hingga sekarang. Produk software kini telah menyentuh pengguna personal. Dengan didukung dengan mesin desktop yang kuat yang dikontrol oleh sistem operasi yang canggih, jaringan lokal dan global, serta digabung dengan aplikasi perangkat lunak yang maju, telah menjadi suatu aturan yang harus dipenuhi. Sekarang orang mulai berpikir tentang information super-highway dan cyberspace connectivity. Berbagai macam teknologi mulai bermunculan. Teknologi yang berorientasi pada obyek dengan cepat menggantikan pendekatan pengembangan perangkat lunak yang lebih konvensional dalam berbagai area aplikasi. Perangkat lunak sistem pakar (knowledge-base system) dan kecerdasan buatan (artificial intelligent)bergerak dari laboratorium menuju ke penerapan praktis untuk berbagai masalah dengan jangkauan luas di dunia nyata. Perangkat lunak jaringan syaraf tiruan yang dipadukan dengan aplikasi logika yang absurb telah membuka kemungkinan akan pengenalan contoh serta kemampuan pemrosesan informasi yang menyerupai manusia. Teknologi-teknologi lain juga terus berkembang seperti multimedia, genetika, dan lain sebagainya.

Evolusi software yang berlangsung dengan cepat ini menyisakan berbagai macam permasalahan yang harus segera diselesaikan karena intensitasnya yang terus bertambah di masa di masa yang akan datang :

  1. Kemajuan perangkat keras terus berlanjut, melampaui kemampuan kita untuk membangun perangkat lunak yang sesuai dengan perangkat keras yang ada.
  2. Kemampuan kita untuk membangun program baru tidak dapat memenuhi kebutuhan akan program baru, juga tidak dapat membangun program yang cukup cepat untuk memenuhi kebutuhan bisnis dan pasar.
  3. Pemakaian komputer yang tersebar luas membuat masyarakat semakin tergantung pada operasi perangkat lunak yang reliabel yang akan memunculkan kerusakan ekonomi yang besar dan potensi penderitaan manusia jika terjadi kegagalan perangkat lunak.
  4. Kita berjuang untuk membangun perangkat lunak komputer dengan reliabilitas dan kualitas yang sangat tinggi
  5. Kemampuan kita untuk mendukung program yang ada terhambat oleh buruknya desain serta sumber daya yang tidak memadai.

Namun, software telah menjadi lahan yang sangat kompetitif. Perangkat lunak yang dulu dibangun secara internal di dalam komputer sekarang sudah dapat diproduksi secara terpisah. Perusahaan yang pada awalnya harus membayar sepasukan programmer untuk menghasilkan aplikasi tertentu, sekarang dapat mengambil tenaga dari luar dan dilakukan pada partai ketiga. Biaya, jangka waktu yang tak terbatas, dan kualitas, merupakan pengendali utama yang membuat persaingan usaha perangkat lunak tidak pernah berhenti selama beberapa dekade terakhir. Dan kini, evolusi software telah merambah negara-negara dunia ketiga. Bisa dibilang, industri software tengah berada pada masa puncaknya dan kita tidak tahu sampai kapan industri ini akan tetap berada pada puncaknya.