Guru Bahasa Harus Kreatif

Guru Bahasa Harus Kreatif

Guru Bahasa Harus Kreatif

 Memiliki kreatifitas yang tinggi, menjadi salah satu syarat yang harus dimiliki oleh guru pendidikan bahasa Indonesia. Demikian ditegaskan ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia dan Sastra Kabupaten Bekasi, Kurniawati.

Menurutnya, guru bahasa Indonesia harus menjadi kreator Penghela Ilmu

Pengetahuan yang berkarakter dan agen literasi yang bermartabat di negeri sendiri dalam upay amencerdaskan bangsa. Dengan kreatifitas yang ada, menurutnya, peroses belajar mengajar akan berjalan efektif. Sehingga, tujuan pendidikan bisa tercapai.

“Setiap guru harus diwadahi berhimpun dalam visi dan misi yang sama untuk saling menguatkan secara pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian yang matang. Mengolah organisasi guru yang relevan, memadai, dan menjadi mengembangkan potensi diri para guru, khususnya guru-guru bahasa dan sastra Indonesia yang mapel ini menjadi mapel utama dalam pengembangan budi pekerti, karakter, dan agen literasi yang cakap, ” katanya usai pelantikan pengurus MGMP Bahsa dan Sastra SMA Kabupaten Bekasi.

Wanita yang kerap di sapa Nia itu juga mengatakan MGMP Bahasa dan Sastra Indonesia

telah memiliki perangkat organisasi yaitu AD/ART, Program Kerja, Rapat Kerja, Kegiatan dan SK resmi. Selain itu MGMP Bahasa dan Sastra juga sedang mempersiapkan Pekan Bulan Bahasa 2018 bagi guru dan siswa.

“Selanjutnya, MGMP Bahasa dan Sastra Indonesia Kabupaten Bekasi bakal fokus untuk melaksanakan Bulan Bahasa dengan menggandeng berbagai pihak. Mudah-mudahan sukses dan MGMP Bahasa dan Sastra Indonesia bisa terus maju dan berkontribusi untuk dunia pendidikan kita,” paparnya.

Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus MGMP Periode 2018-2021 tersebut, dilakukan oleh KCD Willayah III, Penguatan Pegagogik (Pemantapan Perangkat Pembelajaran Implementasi K13 Terbaru), dan Pemaparan Aktualisasi Keberhasilan Pelaksanaan Lomba-Lomba Berbasis Karakter Bahasa Indonesia di SMAN 5 Tambun Selatan.

Kasie Pengawasan KCD Wilayah III, mawar mengapresiasi terbentuknya MGMP

Bahasa Indonesia dan Sastra. “Kepengurusan yang dilantik ini telah membawa pengaruh baik dalam penyelenggaraan kompetisi di tingkat Kabupaten pada kegiatan di periode ini, hingga perlu dikukuhkan dengan resmi dan telah memiliki SK resmi kedinasan.Kita harus punya data otentik sertifikat, terkait dengan SKP dan kegiatanyang dilaksanakan. Ini menjadi modal dasar kita,” ujarnya.

 

Baca Juga :