Kepala SMAN 16 Bandung: Sekolah Harus Asah Minat dan Bakat Siswa

Kepala SMAN 16 Bandung: Sekolah Harus Asah Minat dan Bakat Siswa

Kepala SMAN 16 Bandung Sekolah Harus Asah Minat dan Bakat Siswa

Sekolah harus berperan dalam proses peningkatan minat dan bakat siswa.

Hal tersebut diuangkap oleh Kepala SMAN 16 Bandung, Aam Hamzah saat ditemui di ruang tamu sekolah, Jalan Mekarsari nomor 81, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, Senin, (11/3/2019).

“Tugas sekolah bukan mencari kekurangan siswa, melainkan mencari kelebihan mereka, agar kompetensi anak tergali di sekolah,” tuturnya.

Aam mengatakan, peningkatan minat dan bakat di sekolah sesuai dengan amanat

kurikulum yang diterapkan saat ini, yakni tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi siswa di bidang kognitif, namun juga di bidang lainnya, yaitu afektif dan psikomotorik.

“Sisw ayang ahli main futsal enggak perlu dipaksa pintar fisika. Peran kita kan mengembangkan mereka, jadi kita beri ruang bagi siswa untuk berkembang di bidang yang mereka minati,” paparnya.

Selain itu, Aam pun menjelaskan bahwa definisi dari ‘sekolah juara’

bukan hanya menjadikan siswa bergemilang prestadi dan medali, melainkan upaya untuk menjadikan siswa memiliki kebiasaan atau karakter juara.

“Bukan hanya tentang akademik, tapi bagaimana siswa mampu juara di kehidupannya melalui karakter, seperti pantang menyerah, berusaha keras, dan lainnya. Kalau medali itu hanya tambahan saja,” imbuhnya.

Salah satu contohnya adalah dalam proses pembuatan karya seni papper cutting yang dipraktikan oleh siswa kelas XI SMAN 16 Bandung. “Awalnya mereka merasa tidak bisa, prosesnya susah. Namun setelah dicoba dan dibina, ternyata anak bisa. Di sana lah kompetensi anak yang tergali dalam rangka pendidikan karakter,” pungkasnya.***

 

Baca Juga :